
BYD Resmi Perkenalkan Seagull Free Edition di Pasar Mobil Listrik Cina
KABARBURSA.COM – Pabrikan kendaraan listrik asal Shenzhen, BYD, kembali memperkuat jajaran mobil listriknya dengan meluncurkan varian baru Seagull Free Edition di pasar domestik, Rabu 2 Juli 2025.
Hadir sebagai pilihan tambahan untuk model hatchback listrik entry-level, Seagull Free Edition menawarkan sejumlah peningkatan fitur tanpa mengorbankan keterjangkauan harga.
Meski diposisikan sebagai mobil listrik dengan harga ekonomis, model terbaru ini menyuguhkan berbagai peningkatan kenyamanan dan fitur penunjang pengalaman berkendara.
Peluncuran ini juga menjadi momen penting bagi BYD, yang secara kumulatif berhasil menjual 1 juta unit Seagull sejak debutnya pada April 2023.
Pembaruan Fitur dan Performa Seagull Free Edition
Model ini hadir dengan berbagai pembaruan signifikan, seperti tampilan interior yang lebih cerah, peningkatan fitur keselamatan, dan jarak tempuh maksimal hingga 405 km (berdasarkan standar CLTC).
Mengandalkan motor listrik penggerak roda depan, Seagull Free Edition menghasilkan tenaga 55 kW dengan torsi 135 Nm. Ditenagai oleh baterai LFP berkapasitas 38,88 kWh, model ini mendukung pengisian cepat DC dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 30 menit.
Tampilan luarnya kini dilengkapi logo BYD terbaru di bagian belakang, selaras dengan desain depan. Kabinnya dibekali pelapis atap berbahan kain baru yang lebih tahan lama, serta pilihan warna dua-tone termasuk varian “Sand Dune Pink”.
Fitur pengisian daya gawai semakin lengkap dengan hadirnya port Type-A dan Type-C di bagian depan, dengan Type-C mendukung output hingga 60W. Seluruh varian kini juga dibekali sistem power on/off otomatis yang memberikan kemudahan dalam operasional sehari-hari.
Sistem hiburan menggunakan layar sentuh 12,8 inci tipe floating dengan sistem infotainment DiLink 100, yang telah mendukung perintah suara dan integrasi layanan cloud.
Sistem Keamanan Lebih Canggih dan Standar Keselamatan Meningkat
Varian tertinggi dari Seagull Free Edition dibekali fitur keselamatan aktif ADAS yang dinamai “God’s Eye C”, dengan dukungan tiga kamera. Di seluruh varian, kini tersedia enam airbag sebagai standar, pencahayaan yang ditingkatkan, sistem pendingin (AC), dan klakson yang lebih baik untuk mendukung kenyamanan dan keamanan berkendara.
Model Seagull tetap menjadi opsi paling terjangkau dalam lini Ocean Series BYD, dengan dimensi kompak yang cocok untuk mobilitas urban: panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.540 mm, dan wheelbase 2.500 mm.
Penjualan Global dan Ekspansi ke Pasar Eropa
Capaian 1 juta unit Seagull dirayakan pada 30 Juni 2025 di pabrik BYD di Xi’an. Berdasarkan laporan Car News China, penjualan Seagull periode Januari–Mei 2025 mencapai 233.126 unit secara global, naik 50% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada Juni 2025, Seagull juga mulai dipasarkan di Eropa dengan nama Dolphin Surf, dijual mulai dari 22.990 euro (sekitar Rp439 juta). Versi ekspor memiliki bodi yang sedikit lebih panjang dan sistem transmisi yang telah disesuaikan.
Harga dan Program Insentif di China
Harga Seagull standar di Cina dimulai dari 63.800 yuan (sekitar Rp144 juta) dengan jarak tempuh 305 km. Konsumen dapat memanfaatkan program tukar tambah dari pemerintah maupun BYD dengan potongan harga hingga 20.000 yuan (sekitar Rp45 juta).
Adapun Seagull Free Edition ditawarkan dengan harga mulai dari 78.800 yuan atau sekitar Rp178 juta.
Tidak hanya ekspansi ke Eropa, BYD Seagull juga disebut-sebut akan segera hadir di pasar Indonesia, dengan kemungkinan debut di ajang GIIAS 2025 yang akan digelar mulai 24 Juli mendatang.
SUMBER. KABARBURSA.COM









